Sentul – Menghadapi bentuk-bentuk kejahatan yang berkembang seiring zaman diperlukan pembelajaran terus-menerus. Menyadari hal tersebut, BNPT menerima kegiatan kunjungan para Sespimti Polri Dikreg ke-26.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Utama Gdung A BNPT, Sentul, Bogor, pada Jumat (29/09/2017). Kunjungan pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Profesi (KKP) ini terselenggara dalam rangka program pendidikan Sespimti Polri Dikreg ke-26.

Kunjungan 10 peserta dan pendamping yang terdiri dari Polri dan TNI tersebut disambut oleh Deputi Penindakan & Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen Pol. Drs. Arief Dharmawan, S.H., M.M. M.H., Direktur Penindakan BNPT Brigjen Pol. Drs. Torik Triyono M.Si, dan Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT Brigjen Pol. Drs. Fachrudin, S.H.

Dengan tujuan mengenal BNPT lebih baik, Drs. Arief Dharmawan, S.H., M.M. M.H., memaparkan struktur organisasi, tugas dan fungsi BNPT, fenomena terorisme serta pola penanggulangan terorisme. “Banyaknya aksi terorisme di Indonesia sejak kemerdekaan, menimbulkan kesadaran akan kebutuhan antisipasi terorisme yang melibatkan seluruh instansi pemerintah. Berawal dari situlah dan kini BNPT bersinergi dengan 32 Kementerian/Lembaga memerangi terorisme,” ujar Deputi II BNPT ini.

Usai paparan, para peserta diajak mengunjungi Pusat Pengendalian Krisis(Pusadalsis) di Kantor BNPT Sentul. Dijelaskan bahwa BNPT sebagai Komando Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis) yang dibawahi Kedeputian II Penindakan dan Pembinaan Kemampuan bertindak dalam penanganan aksi terorisme.

Kunjungan ini diharapkan dapat mempererat sinergitas antara BNPT, Polri dan TNI. Dengan memahami BNPT lebih dalam, agar para peserta Sespimti Polri Dikreg ke-26 dapat meningkatkan kerjasama dan dukungan bagi BNPT.