Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan RI menyelenggarakan Exit Meeting dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di salah satu Gedung Kementerian di Jakarta (13/5). Setelah melaksanakan tugas pemeriksaan sejak Entry Meeting pada bulan Februari lalu, Tim Audit BPK kemudian menyampaikan hasil kinerja BNPT selama tahun 2018 dalam mengelola keuangan negara pada Exit Meeting tersebut.

BNPT mendukung penuh diadakannya pemeriksaan yang dilakukan BPK ini, sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas pengelolaan serta pertanggungjawaban keuangan negara secara transparan dan akuntabel sehingga terwujud tata kelola pemerintahan yang baik. Hasil pemeriksaan Tim Auditor BPK yang disampaikan pada Exit Meeting kali ini kemudian akan ditindaklanjuti oleh pengelola anggaran di masing-masing unit kerja BNPT.

Rapat Exit Meeting kali ini dihadiri langsung oleh Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. beserta pejabat BNPT terkait. Sementara itu, dari pihak BPK diwakili oleh Dr. Heru Kreshna Reza selaku Auditor Utama Keuangan Negara I beserta tim.

Pada rapat kali ini, dalam sambutannya Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius menyampaikan apresiasi yang besar terhadap BPK yang telah berpartisipasi untuk menilai akuntabilitas kerja BNPT. Diceritakan bahwa BNPT sebagai lembaga yang cukup baru, dinilai memiliki beban tugas yang cukup berat, terlebih dengan rencana perluasan struktur organisasi kedepannya. Oleh karena itu, hasil audit ini dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan mekanisme kerja masing-masing kedeputian agar lebih efisien. “Kami belajar banyak dari BPK, kami akan adopsi apa yang kita dapat dan pasti akan kami implementasikan. Seluruh temuan oleh BPK ini akan kami tindaklanjuti secara optimal. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti dan akan kita selesaikan sesegera mungkin, ” ujar Kepala BNPT.

Meskipun kehadiran Tim Audit BPK ini terhitung singkat, namun perannya sangat signifikan dan telah dimanfaatkan dengan maksimal oleh BNPT. Selain menjadi penilai sistem kerja terkait pengelolaan anggaran, BPK telah banyak membantu meningkatkan kompetensi SDM di BNPT dengan memberikan pemahaman yang benar mengenai penyusunan laporan administrasi keuangan agar menjadi lebih baik lagi kedepannya dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan. Bahkan selanjutnya BPK menyarankan agar pengelola anggaran dapat berdiskusi lebih dalam dengan tim auditor mengenai hasil evaluasi agar lebih produktif dan dapat mengambil langkah penangananan yang tepat.

Auditor Utama Keuangan Negara I, Dr. Heru Kreshna Reza, menyambut baik komitmen masing-masing unit kerja di BNPT yang secara kooperatif telah optimal mendukung jalannya pemeriksaan BPK. Dalam jangka waktu 75 hari, Tim Audit BPK telah melakukan evaluasi yang menyeluruh dengan cakupan pemeriksaan pada kategori belanja pegawai, belanja barang dan belanja modal. Dr. Heru Kreshna Reza berharap setiap unit kerja di BNPT dapat memanfaatkan kehadiran BPK sebagai momentum revisi dan introspeksi. Hasil temuan yang telah disampaikan pada exit meeting kali ini diharapkan dapat menjadi dorongan untuk meningkatkan performa kerja BNPT di tahun mendatang. Ditambahkan bahwa menyempurnakan tata kelola administrasi juga harus bersamaan dengan peningkatan komitmen pengendalian serta pengawasan di setiap satuan kerja atas pelaksanaan dan pertanggungjawaban anggaran. Salah satu cara realisasinya melalui pembuatan action plan yang lebih sistematis lagi kedepannya.