Surabaya- Penanggulangan aksi Terorisme di Tengah Masyarakat hanya dapat ditangani dengan efektif apabila sinergitas terjalin dengan baik. Pemerintah Daerah, Polda, TNI, Ormas dan Masyarakat harus saling berkoordinasi untuk menghentikan perkembangan paham radikal-terorisme di Daerah.

Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme adalah reperesentasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme di setiap Provinsi. “FKPT harus bisa menjadi representasi BNPT dalam pencegahan paham radikal-terorisme di Daerah” jelas Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Jawa Timur saat BNPT Audiensi 10/-3/2017.

Jonathan selaku Kaban Kesbangpol Jawa Timur menyampaikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme lewat Kasubdit Kewaspadaan Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.Hi bahwa FKPT harus saling berkoordinasi dengan Kesbangpol Provinsi guna saling menguatkan visi-misi dalam pencegahan paham radikal-terorisme. “FPKT dan Kesbangpol tidak boleh jalan sendiri-sendiri” tegas Jonathan saat kunjungan BNPT di Kantor Kesbangpol Jatim.

“Koordinasi BNPT dan Kesbangpol di setiap daerah harus ditingkatkan, guna membangun sinergitas dan pemetaan penyebaran paham radikalisme di Daerah” jelas Dr. Hj Andi Intang Dulung dihadapan para pejabat Kesbangpol Provinsi Jawa Timur.

Silaturahim tersebut dilakukan oleh Kasubdit Kewaspadaan BNPT guna meningkatkan kinerja FKPT Jawa Timur dan menguatkan garis koordinasi antar pemerintah daerah, Polda, TNI, Tokoh Masyarakat dan para organisasi kemasyarakatan. “Kuatnya koordinasi FKPT dan Kesbangpol Jawa Timur akan menjadi ujung tombak dalam memberantas paham radikal-terorisme di Provinsi Jawa Timur” tutup Jonathan dalam kegiatan audiensi tersebut. (Ras)