Jakarta – Misi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait pemberian Kuliah Umum tentang resonansi wawasan kebangsaan dan bahaya radikalisme dan terorisme terhadap mahasiswa di seluruh Indonesia diapresiasi oleh Museum Rekor Dunia Indonesia MURI. Pada Kamis (20/9/2018) siang, Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M. H., mendapatkan penganugerahan penghargaan “Rekor Kuliah Umum Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2016/2018 Museum Rekor Dunia Indonesia” di Jaya Suprana School Performing Art, Mall of Indonesia, Jakarta.

Penghargaan ini atas pencapaian kepala BNPT memberikan kuliah umum kepada 75.207 Mahasiswa di sejumlah Perguruan Tinggi Indonesia. Menurut Jaya Suprana penghargaan rekor MURI ini pantas diberikan kepada Suhardi Alius karena kinerjanya yang baik dalam menanggulangi radikalisme dan terorisme di Indonesia.

“MURI hukumnya wajib memberi anugerah karena pak Alius sudah lama kami amati. Beliau mengabdikan dirinya secara total secara paripurna untuk menumpas gerakan terorisme, “ujarnya

Lebih lanjut, Jaya Suprana menilai Kepala BNPT memiliki berbagai cara dengan memberikan pembekalan terhadap generasi muda untuk bisa mencegah dan menanggulangi radikalisme dan terorisme.

“Beliau mempunyai berbagai cara yaitu mendidik generasi muda untuk mempersiapkan diri memprotect negara dari radikalisme dan terorisme, “ucap Pendiri MURI.

Saat ditemui usai acara, mantan Akpol 1985 menanggapi bahwa penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi hasil kinerja BNPT oleh Rekor MURI dan program Kuliah Umum ini akan berjalan terus untuk bisa memberikan pencerahan kepada generasi muda sebagai generasi penerus bangsa.

“Pemberian Kuliah umum ini secara umum sebenarnya kewajiban moral kepala BNPT untuk mengajar generasi muda bangsa Indonesia oleh sebab itu mereka disiapkan untuk betul2 mendapat pemahaman kebangsaan yang utuh. Ini rupanya mendapatkan apresiasi walaupun tidak mengharapkan tetapi diapresiasi oleh Rekor MURI, ” ujar Suhardi Alius.

Menurutnya, pembekalan Kuliah Umum ini akan terus dilaksanakan bukan hanya oleh kepala BNPT melainkan seluruh staf BNPT harus bisa sama-sama menerobos para generasi muda untuk memberikan pencerahan terkait radikalisme dan terorisme di Indonesia.