Jakarta – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2019. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

Terkait acara tersebut, Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., menghadiri pembukaan Musrenbangnas 2019 yang digelar di Ballroom Hotel Shangri-La Jakarta Pusat, pada Kamis (9/4). Adapun tujuan Musrenbangnas 2019 ialah untuk melakukan sinkronisasi dan penajaman program/kegiatan prioritas nasional antara Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Acara diawali dengan pembacaan Laporan Pelaksanaan Musrenbangnas 2019, Visi Indonesia 2045 dan Rancangan Teknokratikf RPJMN 2020-2024 oleh Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Dalam acara yang mengundang Gubernur, Walikota, dan Bupati dari seluruh Indonesia, turut dibacakan pengumuman penghargaan pembangunan daerah (PPD) di tingkat Provinsi dan Daerah.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan Musrenbangnas Tahun 2019 dan peluncuran Visi Indonesia 2045 sekaligus Pengarahan Presiden RI. Dalam pengarahannya, Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo membahas Visi Indonesia 2045 yang diproyeksi mampu menembus ekonomi negara terkuat nomor 5 di dunia. Namun untuk mewujudkannya, terdapat 2 tantangan besar yang harus dihadapi dan diselesaikan.

“Pemerataan Infrastruktur dan Reformasi Birokrasi, ini kita harus selesaikan, jangan bermimpi bisa menduduki ekonomi negara terkuat nomor 5 di dunia kalau ini saja belum bisa kita selesaikan,” ujar Presiden RI.

Di hadapan pemimpin-pemimpin daerah, Presiden RI menyampaikan peran pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional. Lebih lanjut, Ir. Joko Widodo juga menyampaikan permasalahan lainnya terkait perekonomian, pendidikan dan sumber daya manusia.

Usai pembukaan Musrenbangnas 2019, acara akan dilanjutan dengan sesi Perbincangan Perencanaan Tingkat Tinggi yang terbagi dalam 3 sesi yakni sesi Menteri Koordinator, Pembangunan Manusia, serta Percepatan Pembangunan. Panelis dalam sesi ini meliputi Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Menko Bidang Perekonomian, Menko Bidang PMK, Menko Bidang Kemaritiman, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Menteri Kesehatan, Menteri Ketenagakerjaan, Menteri PAN dan RB, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menteri BUMN, Menteri PUPR dan Menteri Perhubungan.