Palembang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius M.H., menghadiri kegiatan uji publik pengembangan sistem pembinaan kemampuan aparat penegak hukum dan instansi terkait, dalam rangka penindakan aksi terorisme dengan metode gladi posko atau maket di Hotel Aryaduta, Palembang, Sumatera Selatan pada Kamis (03/08/17) pagi.

Uji publik ini diselenggarakan selama 3 hari dari tanggal 1 hingga 4 Agustus 2017, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) penanggulangan terorisme di wilayah Sumatera Selatan khususnya Palembang. Kegiatan ini diikuti sebanyak 100 peserta dari aparat penegak hukum dan instansi terkait yaitu unsur TNI, Polri, BPBD, Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran, dll, yang terbagi menjadi empat kelompok.

Para peserta akan diberikan simulasi ancaman terorisme pada saat penyelenggaraan Asean Games yang akan digelar di Palembang. Masing-masing kelompok harus mampu menyelesaikan 3 tahap yang diberikan antara lain seperti prolog, pra insiden, dan pasca insiden. Lebih lanjut dalam arahannya Kepala BNPT mengharapkan agar masing-masing peserta dapat memberikan ide-ide dan kemampuannya untuk berbagi ilmu dalam pelatihan yang digelar selama empat hari.

“Para peserta diharapkan dapat melakukan metode yang dapat bertindak cepat sebagai komando bila  ancaman teror terjadi”, kata mantan Kapolda Jawa Barat ini, yang didampingi oleh Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol Drs. Arief Dharmawan, SH, MH, MSi.