Jakarta – Sinergisitas Antar Kementerian dan Lembaga (K/L) merupakan salah satu program BNPT yang bertumpu pada kerja sama antar 36 K/L, pemerintah daerah serta peran masyarakat dalam upaya penanggulangan terorisme yang menyeluruh. Terdapat berbagai tantangan tersendiri dalam pelibatan secara terpadu dari 36 K/L, sehingga dibutuhkan koordinasi yang intensif dan berkesinambungan. Perlu adanya sistem integratif yang dapat membantu tahapan komunikasi, perencanaan, monitoring dan evaluasi kegiatan-kegiatan yang saat ini telah terlaksana di Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Tim Pelaksana Sinergisitas menilai pentingnya mengadakan kegiatan Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Simonsikat dan Input Data Rencana Aksi Sinergisitas Antar Kementerian/Lembaga Program Penanggulangan Terorisme Tahun 2019. Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa siang (13/08) di Hotel Millenium, Jakarta Pusat ini, merupakan sosialisasi kembali atas penggunaan aplikasi Simonsikat (Sistem Informasi dan Monitoring Sinergisitas Antar Kementerian/Lembaga) yang merupakan sistem monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan pelaksana sinergisitas di lapangan. Hal ini merupakan langkah antisipatif untuk menghadapi dinamika di internal K/L yang begitu tinggi karena adanya pergantian pejabat maupun personil yang mengawaki kegiatan sinergisitas, oleh karena itu penting untuk memperkenalkan kembali aplikasi Simonsikat ini.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Plh. Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Hubungan Masyarakat, Ahmad Zainal Arifin, S.T., Ak. yang hadir mewakili Sekretaris Utama BNPT selaku Ketua Tim Pelaksana Sinergisitas yaitu Marsda TNI, Dr. A. Adang Supriyadi. Di hadapan peserta sosialisasi yang merupakan perwakilan dari K/L yang tergabung dalam sinergisitas, Ahmad Zainal Arifin, S.T., Ak. menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini juga merupakan ajang silaturahmi dan perkenalan sesama admin K/L sehingga kedepannya memudahkan komunikasi dan koordinasi. “Kedepannya, dengan adanya pelatihan aplikasi simonsikat ini, diharapkan kita dapat menyamakan pemahaman penggunaan aplikasi simonsikat sehingga pelaksanaan sinergisitas K/L program penanggulangan terorisme dapat berjalan lebih efektif dan efisien,” ujar Plh. Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Hubungan Masyarakat.

Ditambahkan bahwa aplikasi Simonsikat masih perlu penyempurnaan, sehingga masukan dari perwakilan K/L untuk pengembangannya sangat dibutuhkan. “Kami menyadari bahwa aplikasi ini masih perlu dikembangkan. Kami terbuka jika ada masukan tentang aplikasi ini kedepannya. Sinergisitas ini telah menjadi contoh bagi program lintas K/L lainnya, diharapkan dari aplikasi ini dapat menunjang baik dari sisi perencanaan, dokumentasi, pelaporan. Bahkan dapat juga dibuka forum untuk mewadahi umpan balik dari perwakilan K/L mengenai program apa saja yang sudah dilaksanakan agar menjadi perbaikan kedepannya,” lanjutnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengantar sosialisasi secara singkat yang disampaikan oleh Agus Purwanto, S.H., M.A.P. selaku Kabag Data dan Pelaporan BNPT. Para peserta kemudian dilatih langsung oleh Tim IT BNPT yang mengelola aplikasi Simonsikat sehingga dapat mendampingi secara langsung jika terjadi kendala teknis. Di akhir acara, para peserta diimbau untuk mengunggah langsung data rencana aksi yang nantinya akan langsung dilaporkan kepada Menkopolhukam, Jenderal TNI (Purn.) Wiranto.