Sentul – Menginjak tahun ke-8 Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar perayaan HUT di Lapangan Gedung A, Kantor BNPT Sentul, Bogor pada Senin (16/7/2018) pagi dengan mengusung tema “Dengan Semangat Kebersamaan Kita Tingkatkan Kemampuan SDM BNPT yang Tangguh dan Profesional”. Perayaan HUT tahun ini digelar secara sederhana dan kekeluargaan serta dihadiri oleh Kepala BNPT. Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., pejabat eselon 1, 2, 3, dan 4, para ibu Dharma Wanita, ASN/CASN, dan staf pegawai Lingkungan BNPT.

Mengawali perayaan hari jadi BNPT yang ke-8 rangkaian acara dimulai dengan penampilan paduan suara yang dibawakan oleh staf pegawai BNPT, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video yang berisi rangkuman dari presetasi BNPT sejak berdiri pada 2010 lalu. Dalam acara ini Kepala BNPT juga memberikan sambutan dan pengarahan kepada para pejabat dan staf pegawai BNPT.

Kepala BNPT mengatakan walaupun berbagai prestasi dan apresiasi yang telah diperoleh BNPT masih terdapat kekurangan yang harus diperbaiki dan tingkatkan kedepannya apalagi setelah disahkan UU RI Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU Nomor 15 Tahun 2003 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-undang.

“Dengan telah disahkannya UU Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang, tugas BNPT Ke depan akan semakin berat. Tentunya diperlukan inovasi-inovasi/terobosan-terobosan dan kreativitas serta keterlibatan dari seluruh pegawai BNPT, mulai dari level eselon tertinggi sampai di level bawahnya,” kata Komjen Suhardi Alius.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri menegaskan kinerja BNPT seperti penataan struktur organisasi, peningkatan kompetensi SDM, mempertahankan WTP (wajar tanpa pengecualian) dari sisi anggaran, kreasi dan inovasi, serta kerjasama K/L harus lebih ditingkatkan.

“BNPT sudah 5 meraih WTP oleh BPK RI, kita harus mempertahankan presetasi WTP karena mempertahankan lebih sulit daripada meraih prestasi,” ujar Kepala BNPT dalam sambutan.

Komjen Pol. Suhardi Alius juga meminta untuk para pejabat dan pegawai  agar memenuhi fasilitas yang ada di BNPT. Mengingat tahun ini BNPT telah memiliki alat-alat intelijen yang cukup canggih dan dapat meminimalkan dan mencegah aksi terorisme serta dapat digunakan untuk mendukung keberadaan pusat analisis dan pengendalian krisis (Pusdalsis). Selain itu, peran BNPT juga dalam penanggulangan terorisme sudah diakui di tingkat dunia.

“Dalam hal kerjasama Internasional, peran BNPT dalam penanggulangan terorisme telah mendunia. Terbukti dengan kegiatan Deradikalisasi yang dilaksanakan oleh BNPT telah diakui dan diapresiasi oleh Dunia Internasional,” tegas Suhardi Alius.

Adanya sinergitas 34 K/L dan sinergitas dengan masyarakat yang dilakukan oleh BNPT melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme atau FKPT,  diharapkan penanggulangan terorisme dapat berjalan efektif, juga sinergi antar unit kerja di BNPT sangat penting untuk terus diperkuat.

Sambil menutup sambutan, mantan Sestama Lemhannas RI berharap para pejabat dan pegawai di lingkungan BNPT lebih meningkatkan persatuan dan kekompakan dalam melaksankana tugas-tugas BNPT.

“Semua lini harus terlibat dalam penanggulangan terorisme yang kita laksanakan dan tentunya akan menjadi satu kebanggaan kita dalam mengabdi kepada bangsa dan Negara tercinta yaitu NKRI,” tutup Kepala Suhardi Alius.

Perayaan HUT ini juga diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh Kepala BNPT dan ibu, serta tumpeng diberikan kepada staf pegawai tertua dan ASN termuda.