Jakarta – Kiprah penanggulangan terorisme yang dilakukan BNPT menjadi contoh beberapa negara dirasakan juga oleh Singapura. Usai paparan Kepala BNPT pada ASEAN-Australia Counter Terrorism Conference di Sydney lalu, menjadi perhatian tersendiri bagi Wakil Menteri Dalam Negeri Singapura untuk berkunjung langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Singapura, Rear Admiral (NS) Lai Chung Han, yang juga menjabat Wakil Menteri Pendidikan (Wamendik) Singapura tersebut terlaksana di salah satu gedung kementerian di Jakarta, pada Senin (9/4) pagi. Kedatangannya disambut oleh Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MH, Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT, Irjen Pol. Drs. Hamidin serta jajaran lainnya.

Pada kunjungan hangat antar kedua negara, Drs. Suhardi Alius, MH memberikan arahan bentuk-bentuk penanggulangan terorisme serta membantu menjawab pertanyaan Wamendagri dan Wamendik seputar isu radikalisme di tengah pendidikan dan isu-isu dalam negeri. Kepadanya, Kepala BNPT mengingatkan bahwa menanggulangi terorisme tidak dapat dihadapi secara sendirian.

“Menuntaskan masalah penanggulangan terorisme tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan harus melibatkan seluruh pihak dengan kerja sama, baik itu antar lembaga, antar negara di tingkat regional maupun global,” ujar Kepala BNPT.

Lebih lanjut, Indonesia sebagai negara yang besar dalam lingkup wilayah dan jumlah penduduknya, memiliki pengalaman khususnya BNPT dalam menanggulangi terorisme. Hal ini menurut mantan Sekretaris Utama Lemhannas menjadi gambaran dan contoh bagi negara lain seperti Singapura untuk mempelajari penanggulangan terorisme lebih lanjut.

Dalam kunjungannya, Wamendagri Singapura mengaku mendukung upaya-upaya yang dilakukan Drs. Suhardi Alius selaku Kepala BNPT dalam penanggulangan terorisme. Selain untuk menegaskan kembali kerja sama antara Singapura dan Indonesia, kunjungan ini juga menjadi sarana berbagi informasi upaya-upaya penanggulangan terorisme yang selama ini sudah diterapkan di Indonesia.

“Kedudukan Indonesia di lingkup regional dirasakan penting sebagai pemimpin penanggulangan terorisme. Dan Singapura sebagai tuan rumah ASEAN menilai pentingnya kepemimpinan dan dukungan Indonesia dalam meningkatkan kapabilitas, kemampuan, dan pengetahuan negara-negara di ASEAN terhadap penanggulangan terorisme,” ujar Wamendik Singapura Rear Admiral (NS) Lai Chung Han.

Ditemui usai kunjungan, Kepala BNPT mengaku menerima apresiasi tinggi dari Wamendagri Singapura atas langkah dan upaya penanggulangan terorisme BNPT yang sudah mendunia, khususnya program deradikalisasi BNPT. Menurut Komjen Pol. Suhardi Alius, meski aksi teror yang terjadi Singapura relatif kecil, pihak Singapura melalui Wamendagri ingin memperdalam pengetahuan upaya penanggulangan terorisme melalui kunjungan kerja ke BNPT dan kerja sama dengan Indonesia. Baik Indonesia dan Singapura sepakat untuk memperdalam kerja sama antar keduanya dalam menanggulangi terorisme bersama.