Bogor – Sebanyak 11 peserta didik SESKO TNI melakukan kunjungan studi lapangan ke Kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sentul, Bogor pada Jumat pagi (08/09/17). Kunjungan para peserta didik ini untuk mengetahui fungsi dan peran BNPT, juga melakukan diskusi terkait penanggulangan terorisme. Kedatangan para peserta SESKO TNI disambut baik oleh Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT, Brigjen Pol. Drs. Fachrudin, S.H., di Ruang Rapat Utama BNPT.

Dalam paparannya Brigjen Pol. Fachrudin menjelaskan, bahwa seluruh pejabat dan pegawai BNPT tidak hanya berasal dari satu instansi saja, melainkan berasal dari berbagai instansi yaitu Polri, TNI, PNS lain dari sejumlah kementerian/lembaga. Fachrudin juga menjelaskan bahwa dalam penanggulangan terorisme, Indonesia menerapkan berbagai strategi dalam menanggulangi terorisme.

“Strategi penanggulangan terorisme di Indonesia adalah strategi dengan cara penindakan, kontra radikalisasi dan deradikalisasi”, jelas Fachrudin.

Selain itu Fachrudin juga menjelaskan mengenai deradikalisasi, yang merupakan salah satu bentuk pencegahan melalui pendekatan kekeluargaan. Sementara dalam menjalankan kontra radikalisasi diperlukan kerjasama semua stakeholder guna memerangi radikalisme. BNPT juga menggaet 32 kementerian/lembaga untuk saling bersinergi dan bekerjasama dalam memerangi radikal terorisme.

Selanjutnya Direktur Pembinaan Kemampuan berharap setelah melakukan kunjungan dan mengetahui fungsi dan peran BNPT, peserta SESKO TNI mampu mensosialisasikan dan memperkuat sinergi antara BNPT, TNI, dan Polri.