Depok – Misi BNPT untuk memperluas dan menguatkan komitmen kerja sama dalam penanggulangan terorisme kian terbukti. Kali ini BNPT menggandeng Universitas Indonesia untuk berkomitmen melakukan upaya penanggulangan terorisme dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding.

Bertempat di Gedung Balai Sidang Universitas Indonesia Kampus Depok, Jawa Barat, penandatanganan MoU terlaksana pada Senin (23/04) pagi. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dihadiri oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. H. Muhammad Nasir, Ph.D., Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., dan Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anis, M.Met.

Nota Kesepahaman yang hari ini ditandatangani tersebut adalah bentuk nyata komitmen BNPT dan Universitas Indonesia (UI) dalam upaya penanggulangan terorisme di bidang pendidikan. Hal ini didukung dengan temuan-temuan akademisi dan pelajar yang juga rentan dijadikan sasaran persebaran radikalisme dan terorisme. Pelaksanaan Nota Kesepahaman akan menjadi upaya serius penanggulangan terorisme dalam berbagai fungsi, seperti fungsi pencegahan dan fungsi pengawasan.

Adapun ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi:

  1. Penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kelembagaan;
  2. Penyelenggaraan kolaborasi riset dan pengembangan sumber daya;
  3. Penyelenggaraan kegiatan ilmiah, kajian ilmiah, seminar, dan lokakarya;
  4. Peningkatan dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia;
  5. Penyediaan komponen pendidikan dan tenaga ahli; dan
  6. Kegiatan lainnya yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Rektor Universitas Indonesia memberikan kata sambutan sebagai awal acara. Sebagai wakil Civitas Akademika Universitas Indonesia, ia menyatakan kesiapannya untuk berperan aktif dan bekerja sama dengan BNPT dalam menanggulangi terorisme. “Kolaborasi dan kemitraan dengan BNPT menjadi kontribusi penting untuk menyelesaikan masalah global yaitu terorisme demi memperkuat pertahanan Indonesia. Dengan pembangunan Kapasitas SDM dan upaya pengembangan riset, UI siap membantu dan memberikan pendampingan capacity building,” ujar Prof. Muhammad Anis.

Dalam sambutannya Kepala BNPT berharap manfaat terlaksananya Nota Kesepahaman antar keduanya dapat secara maksimal dan efektif membangun sinergi dan kerja sama antara BNPT dan UI dalam rangka menanggulangi terorisme. Lebih lanjut, mantan Sekretaris Lemhannas tersebut menaruh harapan kepada Pimpinan Universitas Indonesia terkait pelaksanaan nota kesepahaman keduanya.

“Jadikan MoU ini sebagai pedoman dan landasan kerja sama yang baik dan nyata. Kepada Pimpinan Perguruan Tinggi, agar dapat meningkatkan pencegahan dan pengawasan aktivitas-aktivitas yang mengancam persatuan dan kedamaian negara,” ujar Kepala BNPT.

Kegiatan diakhiri dengan penukaran cinderamata antara kedua belah pihak serta foto bersama. Dengan diperkuatnya kerja sama antara Universitas Indonesia dan BNPT dalam bentuk nota kesepahaman, diharapkan kerja sama penanggulangan terorisme antar keduanya meningkat. Usai penandatanganan MoU, Kepala BNPT melanjutkan kegiatan Kuliah Umum di hadapan mahasiswa-mahasiswi Universitas Indonesia.