Poso – Program Sinergisitas Kementerian/Lembaga yang dibentuk oleh BNPT menjadi salah satu upaya meningkatkan daya tangkal masyarakat untuk mengantisipasi bahaya radikalisme dan terorisme dengan membangun potensi masyarakat melalui pengembangan ekonomi, sosial budaya dan keagamaan. Setelah menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pelibatan Secara Terpadu dalam Pelaksanaan Program Penanggulangan Terorisme di Provinsi Sulawesi Tengah minggu lalu, Tim Sinergisitas K/L berkunjung ke Provinsi Sulawesi Tengah guna mengimplementasikan rencana aksi K/L yang telah disusun dan disepakati bersama.

Tim Sinergisitas K/L meninjau langsung lokasi rencana aksi di Provinsi Sulawesi Tengah tepatnya di Pondok Pesantren Islam Amanah Putra, Poso Pesisir, pada Rabu siang (26/6). Dalam peninjauan kali ini, perwakilan K/L yang ikut serta untuk meninjau meliputi Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, Kementerian Sosial, Kementerian ESDM, Kementerian Agama, dan Kemenko PMK.

Ustad Syarif Hidayatullah selaku Direktur Pondok Pesantren Islam Amanah Putra, mengungkapkan bahwa dukungan berupa pengadaan fasilitas dari Tim Sinergisitas K/L sangat menunjang kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren. “Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan bantuan yang diberikan, karena melalui Tim Sinergisitas Kementerian/Lembaga, pondok pesantren ini bisa bangkit dan berkembang khususnya melalui dukungan pengadaan fasilitas untuk menunjang pembelajaran para santri di Pondok Pesantren ini,” ucap Ustad Syarif Hidayatullah.

Sesuai rencana aksi yang telah ditetapkan sebelumnya, Kementerian Sosial akan menerapkan program keserasian sosial Pondok Pesantren Islam Amanah Putra pada bulan Juli mendatang. Bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial berupa dana yang bertujuan untuk menjaga serta mengembangkan seni budaya setempat atau kearifan lokal yang ada di Pondok Pesantren Islam Amanah Putra. Selain itu perwakilan dari Kementerian Pertanian juga melakukan peninjauan lahan untuk memberi bantuan berupa bibit tanaman dan hewan ternak guna membantu santri mengisi kegiatan yang positif dengan bertani dan berternak.

Selanjutnya dalam kunjungan yang sama, dibahas pula mengenai rencana untuk membangun asrama santri di Ponpes Islam Amanah Putra yang akan di fasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Asrama santri tersebut diperkirakan dapat menampung kurang lebih 216 santri. Pembangunan asrama santri yang akan dimulai pada bulan Juli tahun ini diharapkan akan selesai di akhir tahun.

Di akhir kegiatan, Tim Sinergisitas K/L memberikan bantuan berupa sembako dan Alquran yang diserahkan secara simbolis oleh H. Makmur Muhamad Arief selaku kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Poso guna menunjang proses belajar dan mengajar di Pondok Pesantren.