Jakarta – Dalam rangka menciptakan penanggulangan terorisme yang dinamis dibutuhkan perencanaan yang terpadu. Hal ini juga mendukung sinergisme yang baik  bagi internal maupun sinergitas dengan Kementerian/Lembaga lainnya. Untuk mendukung keterpaduan perencanaan penanggulangan terorisme yang lebih baik, BNPT menyelenggarakan Rapat Kerja Badan Nasional Penanggulangan Terorisme dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja(Tapkin) Tahun 2018.

Kegiatan tahunan ini diselenggarakan di Hotel Millenium Sirih, Jakarta, pada Selasa (16/01). Selain melibatkan pejabat Eselon I, II, III dan IV BNPT, kegiatan ini turut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro.

Pada pembukaan kegiatan, Kepala BNPT Komjen. Pol. Drs. Suhardi Alius MH membahas pencapaian BNPT di tahun 2017. Beliau mengharapkan penguatan program-program dan kegiatan internal yang lebih terencana dan dapat bersinergi antar unit kerja. Tak lupa, Kepala BNPT mengingatkan peserta terhadap kegiatan besar berskala nasional dan internasional yang akan diselenggarakan di tahun 2018.

“Selain terciptanya sinergi antar unit kerja, kita jangan lupa dengan event-event besar tahun ini. Pilkada tahun 2018 yang serentak digelar di 171 daerah dan pelaksanaan Asian Games ke-18. BNPT harus mampu mengantisipasi dan meminimalisir potensi konflik. Keberhasilan event tersebut menjadi tolak ukur stabilitas keamanan nasional sekaligus membentuk citra Indonesia yang positif di mata dunia,” ujar Mantan Kabareskrim Polri tersebut.

Foto Kepala BNPT di Rapat Kerja BNPT 2018

Turut memberikan sambutan, Menteri PAN & RB dengan membahas tema mengenai “Merintis Jalan Menuju Akuntablitas Kementerian/Lembaga yang Baik” dan sambutan oleh Kepala BAPPENAS yang membahas “Peningkatan Stabilitas Politik dan Keamanan Untuk Menyukseskan Pembangunan Nasional”. Dalam sambutannya Menteri PAN-RB, Asman Abnur mengingatkan bahwa perencanaan yang baik harus memperhitungkan perkembangan ancaman di masa mendatang. Ia juga menyebutkan bahwa Perjanjian Kinerja disusun secara berjenjang untuk memastikan unit organisasi memiliki sumbangsih yang jelas terhadap kinerja organisasi lembaganya.

“BNPT perlu merancang Grand Design untuk 20-30 tahun ke depan. Bentuk kejahatan dan aksi terorisme itu kan terus berkembang seiring perkembangan jaman, BNPT sebagai (badan) penanggulangannya harus berkembang dan menggunakan sistem yang semakin modern,” ujar Asman.

Usai memberikan sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kinerja oleh seluruh Eselon I kepada Kepala BNPT dan oleh seluruh Eselon II Kepada Eselon I. Penandatanganan perjanjian kinerja 2018 merupakan wujud komitmen dan kesepakatan antara penerima dengan pemberi amanah sesuai dengan tugas dan fungsi unit kerja.

Selanjutnya masing-masing unit kerja memberikan paparan akan perencanaan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2018 yang mencakup anggaran, bentuk kegiatan, hingga detil pelaksanaan. Seluruh peserta kegiatan ikut berpartisipasi dan terlibat aktif dalam memberikan tanggapan pada sesi diskusi.

Berikut unit kerja BNPT yang memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan Tahun Anggaran 2018:

  • Kedeputian Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi yang dipaparkan oleh Direktur Pencegahan, Direktur Perlindungan dan Direktur Deradikalisasi
  • Kedeputian Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan yang dipaparkan oleh Direktur Penindakan, Direktur Penegakan Hukum dan Direktur Pembinaan Kemampuan
  • Kedeputian bidang kerja sama internasional yang dipaparkan oleh Direktur Kerja Sama Bilateral, Direktur Kerja Sama Multilateral, dan Direktur Kerja Sama KPHI
  • Sekretariat utama yang dipaparkan oleh Kepala Biro Umum, Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas
  • Inspektorat yang dipaparkan oleh Inspektur

Setelah seluruh paparan diterima, kegiatan rapat kerja BNPT Tahun Anggaran 2018 ditutup oleh Sekretaris Utama BNPT Mayjen TNI R. Gautama Wiranegara. Beliau berpesan bahwa perencanaan sebagai kunci keberhasilan kegiatan harus diiringi dengan administrasi yang baik.

Terselenggaranya kegiatan ini bertujuan untuk memberi informasi rencana pelaksanaan kegiatan kerja tahun 2018 kepada pimpinan, memperjelas tahapan perencanaan unit kerja agar tidak terjadi penumpukan, serta penandatanganan perjanjian kerja 2018 oleh Kepala BNPT dan Pejabat Eselon I dan II BNPT.