Medan – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui unit kerja Kedeputian Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama di Hotel Madani Medan, Sumatera Utara pada Jumat (25/5/2018).

Mengawali kegiatan ini Direktur Deradikalisasi BNPT, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A. menyampaikan laporannya terkait kegiatan silaturahmi yang telah terselenggara. Menurutnya silaturahmi BNPT di Bulan Ramadhan bersama para mantan narapidana terorisme (napiter) beserta keluarganya, bertujuan untuk mendekatkan mitra BNPT dengan pihak-pihak terkait di Provinsi Sumatera Utara sehingga tercipta komunikasi yang cukup baik.

Selanjutnya Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., memberikan sambutan dihadapan para mantan napiter dan keluarganya dengan menjelaskan terkait program BNPT yakni deradikalisasi. Beliau juga mengatakan dari 630 mantan napiter yang telah bebas, sudah sekitar 325 mantan napiter yang telah di deradikalisasi.

“Program deradikalisasi ini merupakan program bagaimana kita melihat bangsa ini bukan hanya di luar lapas, kenapa demikian kita berpikir bahwa orang menjadi radikal tidak dalam waktu yang singkat, tetapi membutuhkan waktu yang lama. Untuk memastikan dia (mantan napiter) keluar dari jaringannya juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memastikan mereka tidak radikal lagi, “tegasnya.

Lebih lanjut, Suhardi Alius menyampaikan bahwa BNPT tidak hanya membina para mantan napiter saja namun juga dengan membina para keluarganya, sehingga silaturahmi dan kebersamaan ini penting dilakukan BNPT.

Mantan Sestama Lemhannas RI, berharap kegiatan ini dapat menjalin silaturahmi dan bisa menjadi agen perubahan untuk menebar kebaikan dan perdamaian. Selain itu juga mengingat telah disahkannya RUU Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme oleh DPR, tugas BNPT dalam mencegah dan menanggulangi terorisme bisa berjalan lebih efektif lagi.

“Mudah-mudahan dengan RUU Pemberantasan Terorisme telah disahkan  oleh DPR, BNPT bisa menjemput secara aktif untuk mengingatkan sejak awal sehingga saudara-saudara kita yang salah jalan bisa diingatkan sejak awal, ” tutup Suhardi Alius.

Setelah itu acara dilanjutkan dialog dipimpin oleh Direktur Deradikalisasi, Prof Irfan Idris sebagai moderator serta Kepala BNPT dan Ketua Panja RUU Terorisme, Muhammad Syafii sebagai pembicara. Turut hadir juga Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, serta pejabat daerah Sumatera Utara.