Jakarta – Barang Milik Negara (BMN) yang dikelola oleh Kementerian dan Lembaga berasal dari beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam pengelolaannya, sikap profesionalitas, akuntabilitas dan transparansi wajib dimiliki oleh pengguna barang. Penghargaan atas pelaporan BMN dari pengguna barang kepada Kementerian Keuangan tersebut dikemas dalam acara BMN Awards 2017.

BMN Awards 2017 diselenggarakan di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (2/11/2017). Pada acara refleksi dan apresiasi pengelolaan BMN pada Kementerian/Lembaga tahun 2016 tersebut mengundang ratusan perwakilan dari berbagai Kementerian dan Lembaga. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan dibuka dengab menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. Kemudian acara dilanjutkan dengan Laporan Pelaksanaan Kegiatan oleh Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwata, dilanjutkan dengan pembacaan sambutan oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyampaikan bahwa Kementerian dan Lembaga selaku pengguna harus meningkatkan tata kelola yang berkesinambungan. Menurutnya, tata kelola yang baik adalah good governance yang baik. “Pencatatan yang tertib dan akurat sebagai pertanggungjawaban BMN, perlu lebih update dengan kondisi keuangan. Hasil tata kelola yang baik akan menunjukkan hasil yang nyata bagi masyarakat,” ujar Sri Mulyani.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme sebagai salah satu pemenang dalam BMN Awards, hadir diwakili oleh Deputi Bidang Kerjasama Internasional, Irjen Pol. Drs. Hamidin. Berdasarkan inventarisasi, BNPT keluar sebagai Juara 2 dalam kategori Kepatuhan Pelaporan Kelompok I, setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), selaku Juara 1.

Mewakili BNPT, Irjen Pol. Drs. Hamidin naik ke atas podium untuk menerima piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan. Seluruh pemenang yang dikumpulkan di atas podium melakukan foto bersama. Acara kemudian ditutup dengan dialog singkat Menteri Keuangan bersama para penerima penghargaan.