Jakarta – Menjajaki kerja sama antar negara dalam rangka penanggulangan terorisme terus menjadi upaya BNPT. Penanggulangan radikalisme dan terorisme sebagai permasalahan pertahanan yang dialami negara sekaligus menjadi dasar ikatan hubungan antar negara. Bangladesh sebagai salah satu negara yang menghadapi isu radikalisme dan terorisme melaksanakan kunjungan kerja ke kantor BNPT.

Delegasi Directorate General Forces Intelligence (DGFI) Bangladesh yang dipimpin oleh Direktur Counter Terrorism Intelligence Bureau, Brigjen Mohammad Sarwar Hossain didampingi oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri RI. Kunjungan para delegasi yang berlangsung pada Kamis (27/6) siang disambut oleh Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Hendri P. Lubis, Direktur Perangkat Hukum Internasional, Brigjen TNI (Mar.) Yuniar Ludfi, dan Direktur Kerja Sama Regional dan Multilateral, Andhika Chrisnayudhanto.

Kunjungan Kerja di BNPT oleh delegasi DGFI Bangladesh merupakan pertemuan penjajakan untuk dapat melakukan kerja sama mendatang. Lebih lanjut, tujuan kunjungan ini juga untuk mempelajari penerapan program Deradikalisasi Indonesia serta untuk bertukar pikiran dan informasi.

Delegasi DGFI Bangladesh menerima paparan dari jajaran BNPT tentang program-program penanggulangan BNPT dalam lingkup pencegahan. Program Deradikalisasi, Kontra Propaganda dan Kesiapsiagaan Nasional adalah beberapa program yang dijelaskan.

Menanggapi paparan BNPT, delegasi Bangladesh menyampaikan pentingnya pendekatan komprehensif (soft approach) serta keseimbangannya dengan pendekatan represif. Lebih lanjut, delegasi Bangladesh juga menjelaskan kedudukan Bangladesh yang saat ini sedang membuat Rencana Aksi Nasional gabungan antara penanggulangan terorisme dan penanggulangan ekstremisme berbasis kekerasan.

Hubungan Indonesia dengan Bangladesh kian terjalin atas pengalaman kolektif dalam mengalami aksi teror. Lebih tepatnya, Bangladesh baru memiliki pengalaman aksi terorisme pertama kali pada 2 tahun terakhir. Hal inilah yang melatarbelakangi kunjungan Delegasi Bangladesh ke Indonesia, yakni pertukaran pengalaman dan pemahaman terkait penanggulangan terorisme.