Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., memberikan pembekalan mengenai Wawasan Kebangsaan pada Rapat Pimpinan Nasional I, Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan pada Rabu siang (23/1).

Bertempat di Auditorium Cakti Buddhi Bhakti – Kantor Pusat DJP, Rapimnas ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Pajak, Robert Pakpahan serta Pejabat Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Pengawasan Pajak, Bidang Kepatuhan Pajak dan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak beserta jajaran Pejabat Pimpinan di lingkungan DJP.

Rapimnas pertama di tahun 2019 ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Pajak dalam upaya mempersiapkan jajaran pimpinan DJP agar dapat dengan baik melaksanakan tugas dan fungsi utamanya yang meliputi pelayanan, pembinaan, pengawasan dan penegakan hukum di bidang perpajakan.

Direktur Jenderal Pajak, Robert Pakpahan, menyampaikan pentingnya diadakan pembekalan oleh Kepala BNPT tidak hanya untuk memberi masukan mengenai deteksi dini bibit radikalisme, namun juga untuk mendorong optimisme tim DJP dalam menghadapi tahun 2019.

Mengawali paparannya, Kepala BNPT memberikan motivasi bagi para peserta Rapimnas agar tidak takut mengambil langkah-langkah untuk menghadapi tantangan dan gangguan yang berpotensi menjadi ancaman selama melakukan tugas, mengingat dinamisnya perubahan lingkungan yang terjadi saat ini.

“Tugas kami adalah memberikan pencerahan dan motivasi lewat wawasan kebangsaan khususnya bagaimana bekerja dengan baik dan berintegritas,” ujar Kepala BNPT.

Bertema “Resonansi Kebangsaan dan Bahaya Serta Pencegahan Radikal Terorisme”, Kepala BNPT menyampaikan bahwa dinamika dunia yang borderless atau dunia yang tanpa batas menjadi salah satu tantangan besar. Dibutuhkan peran aktif dalam melihat fenomena perkembangan teknologi dan informasi digital yang luar biasa yang sedang terjadi secara aktual saat ini agar dapat di antisipasi dengan baik.

Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., menekankan bahwa substansi pembekalan yang harus diberikan kepada peserta Rapimnas tidak hanya disampaikan dari sisi teknis perpajakan saja namun penting juga dilihat dari sisi kemanusiaan agar tidak ada keraguan sama sekali dalam menjalankan tugas.

Mantan Sekretaris Lemhannas menaruh harapan bagi Peserta Rapimnas agar dapat bekerja secara maksimal dan maju terus membangun bangsa. “Pembangunan suatu bangsa bertumpu pada sektor pajak, bagaimanapun para peserta Rapimnas yang merupakan merupakan pimpinan memiliki tanggung jawab besar bertumpu di pundak mereka untuk membangun bangsa.” tambahnya.