Jakarta – Pengguna media sosial yang didominasi kalangan muda, merupakan sasaran empuk bagi kelompok radikal dan teroris untuk dijadikan target perekrutan. Mencegah hal tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Pusat Media Damai (PMD) terus aktif dan konsisten membentuk kegiatan pelatihan bagi generasi muda untuk melawan hal-hal yang bersifat radikal di dunia maya. Anak-anak muda yang aktif menyebarkan konten positif dan mengajak masyarakat untuk bersama memerangi paham radikal kemudian direkrut untuk menjadi Duta Damai Dunia Maya BNPT. Duta Damai ini dipilih dari beberapa kota besar di Indonesia.

Selasa lalu (28/11/2017) Kepala BNPT Komjen. Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H. hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Talk Show Duta Damai Dunia Maya 2017 di Hotel Grand Mercure, Kemayoran Jakarta Pusat.  Pada kesempatan tersebut, Kepala BNPT meminta para Duta Damai untuk tetap aktif dalam menyebarkan konten positif dan kreatif di dunia maya.

“BNPT menggandeng anak-anak muda, mulai dari blogger, ahli IT, dan anak-anak DKV (Desain Komunikasi Visual) sebagai Duta Damai. Dalam berkreatifitas, jangan cepat puas dan terus kembangkan konten positif di dunia maya untuk menjadi virus kebaikan di masyarakat,” kata Suhardi Alius.

Kegiatan ini merupakan bentuk dari pelatihan lanjutan Duta Damai Dunia Maya 2017 yang para pesertanya merupakan Duta Damai yang terpilih dari sejumlah kota besar di Indonesia. Mereka kemudian dikumpulkan bersama untuk mengikuti pelatihan di Jakarta. Duta Damai pilihan tersebut berkesempatan untuk menampilkan kreasi dan ciri khas dari kota mereka, langsung di hadapan Kepala BNPT.

Kepala BNPT lantas menegaskan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh generasi mudanya. Beliau berpesan, “Adik-adik Duta Damai, dengan adanya pelatihan lanjutan ini bisa mendorong kalian untuk berinovasi dengan lebih baik, mengembangkan daya pikir dan kreatifitas baru untuk menyebarkan konten positif di dunia maya,” tegasnya.

Turut hadir pada kegiatan pelatihan ini Brand Ambassador Duta Damai BNPT, yaitu penyanyi Kikan Namara, perwakilan Duta Damai, Alfiansyah, mantan teroris, Iqbal Husaini atau Rambo, serta turut hadir grup band Slank sebagai narasumber dalam Talk Show Duta Damai 2017.

Kikan Namara, sebagai Brand Ambassador Duta Damai menyampaikan pendapatnya akan kegiatan Duta Damai yang telah menjadi langkah positif dalam mencegah dan menanggulangi radikalisme di dunia maya. Terutama di kalangan anak muda.  Mantan teroris Rambo juga menambahkan bahwa perlu menyampaikan pesan damai untuk Indonesia dan terus ciptakan toleransi antar umat beragama.

Kegiatan pelatihan Duta Damai Dunia Maya 2017 ditutup dengan penampilan grup band Slank.