Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M. H., kembali memberikan Pembekalan Kepemimpinan Pemerintahan Dalam Negeri Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Angkatan I dan Angkatan II 2018 di Auditorium BPSDM, Kemendagri Jakarta pada Rabu (28/11/2018) pagi.

Mengawali paparannya Kepala BNPT memberikan pembekalan terkait wawasan kebangsaan dan jiwa kepemimpinan, menurutnya untuk menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah harus memiliki jiwa nasionalisme dan kepemimpinan untuk memimpin daerahnya.

“Wawasan kebangsaan dan jiwa kepemimpinan penting diterapkan oleh peserta yang terdiri dari Bupati/Walikota, Wakil Bupati/Wali Walikota karena dengan Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila, NKRI, dan UUD Negara RI Tahun 1945 harus terus-menerus disosialisasikan dan diperkuat agar kepala daerah mampu mempraktikkannya dalam memimpin di daerahnya masing-masing” ujar Suhardi Alius.

Lebih lanjut, Beliau juga menjelaskan terkait perkembangan radikal terorisme di Indonesia, dengan mengenalkan tugas dan fungsi BNPT dalam menanggulangi dan mencegah radikal terorisme.

“Dalam mencegah dan menanggulangi terorisme BNPT melakukan 2 pendekatan yakni dengan hard approach dan soft approach. Soft approach kini menjadi program unggulan BNPT yang ditunjukkan BNPT kepada tingkat dunia, ” ujar Suhardi Alius.

Mantan Sestama Lemhannas RI, juga menampilkan sejumlah video terkait radikal terorisme dan juga video pencapaian dari BNPT beberapa tahun ini.

Setelah mengisi materi, Alumni Akpol 1985 menjelaskan pembekalan tentang radikal terorisme ini memberi peran kepala daerah dalam mencegah dan menanggulangi terorisme.

“Bagaimana peran kepala daerah dalam rangka mengurai hulu masalah terorisme dan bagaimana upaya dan bentuk faktor pencegahan paling penting sehingga kita bisa mengeliminasi, mendeteksi, bagaimana faktor-faktor radikal terorisme di daerah, “ujar Kepala BNPT sambil mengakhiri wawancara.