Bima – BNPT melanjutkan program Sinergisitas dengan melaksanakan realisasi Rencana Aksi di Kabupaten Bima dan Dompu, Nusa Tenggara Barat. Kunjungan Sinergisitas BNPT dipimpin oleh Sekretaris Utama BNPT sekaligus Ketua Tim Satuan Tugas Sinergisitas Marsda TNI Dr. A. Adang Supriyadi S.T. M.M.

Kunjungan di salah satu lokasi khusus Sinergisitas BNPT tersebut diawali dengan Pondok Pesantren Al-Madinah Desa Kananga, Bolo, Bima pada Kamis (11/10) pagi. Dalam kunjungan ini Sestama BNPT didampingi oleh Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas BNPT Bangbang Surono Ak. M.M., Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol. Ir. Hamli dan jajaran.

Ketua Tim Sinergisitas BNPT bersama jajaran bermaksud untuk memeriksa pembangunan dan rehabilitasi fasilitas Pondok Pesantren Al-Madinah yang dimulai sejak September. Dalam kunjungan ini, Sestama BNPT dan jajaran disambut oleh pimpinan Ponpes Al-Madinah Ustadz Jabir Abdullah dengan pengalungan sarung khas Bima sebagai lambang bahwa Al Madinah sudah bergabung ke masyarakat.

Dalam sambutan terhadap kedatangan rombongan Tim Sinergisitas, Ustadz Jabir Abdullah berterima kasih dan mengapresiasi atas bantuan yang diberikan terhadap Ponpes Al-Madinah. Dengan bantuan tersebut, ia katakan menambah semangat Al-Madinah menjadi ikon masyarakat madani yang religius serta turut berperan dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Asrama putri kami sudah di rehabilitasi dan kini tiang bendera kami mungkin yang paling bagus se-kecamatan Bolo. Ke depannya, program sinergisitas juga akan membantu merenovasi asrama putra dan rumah para gurunya. Ini merupakan suatu berkah bagi kami, dan kami ucapkan banyak terima kasih,” ucap pimpinan Ponpes Al-Madinah tersebut.

Lebih lanjut, Ustadz Jabir Abdullah mengatakan dampak renovasi dan rehabilitasi bangunan pondok pesantren dirasakan oleh para santri dan santriwati. Menurutnya, bantuan tersebut juga menunjukkan peran BNPT dan Sinergisitas dalam membantu langsung masyarakat.

“BNPT telah melaksanakan pendekatan dan silaturahmi dengan sebaik-baiknya dengan kami dan masyarakat sehingga kami bisa membuka diri kepada pemerintah dan masyarakat. Santri-santri kami merasa lebih aman dan nyaman dalam proses belajar,” tutur Ustadz Jabir.

Dalam kata sambutannya, Sestama BNPT sekaligus Ketua Tim Satgas Sinergisitas tersebut mengharapkan perubahan secara nyata pada pondok pesantren Al-Madinah. Sebagai penerapan amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2018, Marsda TNI Dr. A. Adang Supriyadi S.T. M.M. mengatakan pemberian bantuan dan pencapaian tersebut sebagai bantuan dari negara.

“Kedatangan kami dalam rangka meninjau kondisi di lapangan sehingga proses perbaikan yang telah direncanakan sebelumnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kalau bisa juga menghasilkan santri-santri dengan profesionalisme tinggi, berguna bagi agama, nusa dan bangsa”.

Setelah acara sambutan, Sestama BNPT dan rombongan ditemani dengan Ustadz Jabir meninjau lingkungan Ponpes Al-Madinah. Di antaranya yang dikunjungi ialah tiang bendera baru, Asrama Putri yang selesai di renovasi serta asrama putra yang tengah direnovasi.

Para guru dan santriwati mengaku rehabilitasi dan renovasi Ponpes sangat membantu keamanan dan kenyamanan dalam proses belajar-mengajar. Dengan tiang bendera yang baru, para santri menjadi lebih semangat dalam kegiatan bersekolah.

“Dengan tiang bendera baru, murid kami jadi semangat, karena setiap hari Senin kami upacara dan menyanyikan lagu kebangsaan. Santri-santri merasa sama dengan sekolah-sekolah lainnya pada umumnya,” ujar salah satu guru.

Usai kunjungan, Ketua Tim Sinergisitas dan rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Usman Bin Affan desa O’o, Dompu, NTB. Pondok pesantren tersebut berada di bawah pimpinan Ustadz Zainuddin Ustadz Samsuddin. Pondok pesantren tersebut terdiri dari madrasah tsanawiyah (setara dengan SMP) dan madrasah Aaliyah (setara dengan SMA).

Berbeda dengan Ponpes sebelumnya, kunjungan di Ponpes Usman Bin Affan bertujuan untuk meninjau pondok pesantren yang akan menerima bantuan dari tim sinergisitas. Hasil dari kunjungan ini akan menentukan aspek-aspek apa saja yang dapat menerima bantuan sesuai dengan kebutuhan anggota Ponpes dan masyarakat.