Amerika Serikat – Pada tanggal 18 Maret 2019 telah dilaksanakan pertemuan dengan Duta Besar RI untuk AS Mahendra Siregar beserta staf. Dalam pertemuan ini dibahas perihal perkembangan penanggulangan terorisme dan rencana kerja sama RI – AS ke depan serta isu-isu terkini lainnya.

Pada Selasa, 19 Maret 2019 Kepala BNPT didampingi oleh Deputi Bidanh Penindakan dan Pembinaan Kemampuan, Irjen Pol Drs. Budiono Sandi, Plt. Deputi Kerja Sama Internasional, Brigjen TNI (Mar) Yuniar Ludfi dan Kasubdit Kerja Sama Amerika-Eropa serta PF Politik KBRI Washington, telah melakukan pertemuan dengan Ambassador Nathan Sales di Kementerian Luar Negeri AS. Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai perkembangan ancaman terorisme di kawasan Asia Tenggara, termasuk kejadian aksi terorisme di Jolo (Filipina Selatan) dan Sibolga (Sumatera Utara).

Kepala BNPT menjelaskan bahwa berdasarkan amendemen UU Anti Terorisme No. 5 tahun 2018, fokus penanggulangan terorisme pada pencegahan dengan tetap memperkuat proses penegakan hukum serta pemberian kompensasi pada penyintas dan keluarganya.

Kerja sama Indonesia – AS yang terlaksana dengan landasan ditandatanganinya MoU dan Agreement pada tanggal 14 September 2018 yang lalu, dapat mengimplementasikan kerja sama yang lebih luas termasuk information sharing dan peningkatan kapasitas bagi para penegak hukum Indonesia.

Selain itu juga kedua pihak sepakat untuk menyelenggarakan workshop terkait isu penanggulangan terorisme dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Amerika Serikat yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juni atau Agustus 2019.

Pada hari yang sama, Delegasi yang dipimpin oleh Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT, Brigjen Pol Kris Erlangga juga melaksanakan pertemuan dengan pihak TSC FBI. Kunjungan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi dari kerja sama yang telah disepakati.

Direncanakan Kepala BNPT beserta delegasi akan bertolak ke Los Angeles AS untuk melaksanakan koordinasi sekaligus memberikan ceramah tentang pencegahan terorisme kepada WNI yang berada di sana. Kegiatan yang akan dilaksanakan di Konjen RI Los Angeles tersebut sebagai suatu bentuk perwujudan Perlindungan WNI di luar negeri.