Jakarta – Kerja sama kolektif antarnegara dalam melawan bahaya terorisme yang mengancam perdamaian dunia menjadi aspek penting yang tak luput menjadi perhatian Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) guna mendapatkan hasil yang lebih efektif dan menyeluruh dalam penanggulangan terorisme.

Kali ini, Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., menerima kunjungan dari
Kesultanan Oman dengan pimpinan delegasi yaitu Lt. General Hamed Bin Nasser Al Nabhani yang merupakan Head of Counter Terrorism Committee Kesultanan Oman yang didampingi Duta Besar Kesultanan Oman untuk Indonesia, Sayyid Nazar Al-Said beserta staf, di salah satu gedung pemerintahan di Jakarta (12/04).

Dalam pertemuan kali ini, turut hadir jajaran pejabat di lingkungan BNPT di antaranya adalah Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan, Irjen Pol Drs. Budiono Sandi, Plt. Deputi Kerja Sama Internasional, Brigjen TNI (Mar) Yuniar Ludfi, Direktur Pencegahan, Brigjen Pol. Ir. Hamli serta pejabat lain yang terkait.

Kunjungan ini diadakan sebagai bentuk penguatan kerja sama antar kedua negara, lebih lanjut lagi menjadi kesempatan emas antara kedua negara untuk saling memahami situasi terkini yang sedang dihadapi masing-masing negara mengenai masalah terorisme.

Kesultanan Oman merupakan mitra penting Indonesia, tidak hanya dalam hubungan bilateral tetapi juga pada bidang regional dan forum level internasional. Diharapkan kedua negara dapat terus mengembangkan kerja sama dan menguatkan hubungan bilateral Oman-Indonesia untuk mempromosikan perdamaian dan kesejahteraan di kawasan, serta lebih luas lagi dalam lingkup global.

Terlebih, dijelaskan bahwa Oman telah menjalin kerja sama yang baik dengan banyak negara, salah satunya karena letak geografis Oman yang strategis, dekat dengan daerah rawan konflik.

Dalam pertemuan ini, Kepala BNPT menggaris-bawahi situasi dimana tiap negara mempunyai akar masalah yang berbeda satu sama lain terkait isu terorisme. Diharapkan dengan pertemuan ini, adanya pertukaran informasi mengenai perkembangan situasi terkini yang dihadapi oleh masing-masing negara, berbagi pengalaman mengenai implementasi kebijakan kontra terorisme dan langkah-langkah menghadapi bahaya terorisme dapat menjadi pembelajaran bagi kedua negara.

Direktur Kerja Sama Bilateral BNPT, Brigjen Pol. Kris Erlangga pun menambahkan, bahwa terorisme merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan global. Untuk menghadapinya, diperlukan upaya kolektif di level nasional, regional, dan internasional yang mengacu pada hukum internasional dan piagam PBB.

Ditemui usai acara berlangsung, Duta Besar Sayyid Nazar Al-Said menyampaikan inti dari kunjungan Kesultanan Oman ke BNPT kali ini, “Kita mengadakan pertemuan dengan Kepala BNPT, kami saling berbagi informasi dan melakukan konsultasi mengenai kerja sama antara Kesultanan Oman dan Republik Indonesia mengenai isu global yang menjadi perhatian bersama dan untuk menguatkan kerja sama antara Kesultanan Oman dan Indonesia.”

Duta besar Kesultanan Oman untuk RI ini pun berharap kedepannya kerja sama bilateral antara Indonesia dan Oman dapat menjadi kian erat, “Kami sangat senang delegasi Kesultanan Oman telah disambut dengan hangat oleh BNPT. Kami mengharapkan yang terbaik bagi indonesia dan semoga senatiasa damai. Saya berharap kerja sama akan terus berlangsung kedepannya antar kedua negara.” ungkapnya.

Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., di akhir kegiatan menyampaikan kesimpulan dari kunjungan delegasi Kesultanan Oman ke BNPT. Kepala BNPT bahkan memberikan apresiasi mengenai salah satu kebijakan yang telah diterapkan Oman berkaitan dengan kontra terorisme.

“Hari ini saya menerima delegasi Kesultanan Oman untuk bertukar informasi mengenai kontra terorisme. Temuan sudah banyak sekali, hal-hal yang menjadi penting mengenai masalah kontra-terorisme. Bahkan Oman menjadi negara yang dituju untuk rehabilitasi dari mantan-mantan teroris dari Guantanamo. Itu kan suatu hal yang sangat luar biasa. Kami bertukar informasi apa yang sudah dikerjakan Oman, apa yang sudah dikerjakan Indonesia. Di masa depan kita akan coba untuk lebih berkreasi dalam rangka pemberantasan dan penanggulangan terorisme,” ujar Kepala BNPT sembari menutup agenda pertemuan kali ini.