Mataram – Sebagai tindak lanjut atas kegiatan Sinergisitas bersama 36 Kementerian/Lembaga, Tim Pelaksana Sinergisitas melaksanakan rapat koordinasi pelibatan secara terpadu K/L dalam pelaksanaan penanggulangan terorisme di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2019.

Bertempat di Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, rapat koordinasi yang dilaksanakan pada hari Selasa (16/5). Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari K/L dan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat.

Kegiatan diawali dengan sambutan Sekretaris Utama BNPT, Marsda TNI Dr. Asep Adang Supriyadi. Dalam sambutannya, Sestama BNPT menyampaikan bahwa rapat kordinasi yang melibatkan K/L dan Sinergisitas BNPT dilakukan agar rencana aksi yang telah disusun oleh masing-masing K/L tepat sasaran.

“Kegiatan sinergisitas pada tahun 2019 ini merupakan kegiatan kedua yang akan dilaksanakan pada tahun 2019, sebelumnya di tahun 2018 telah diapresiasi sangat tinggi oleh Menko Polhukam. Rencana aksi sudah direncanakan hanya tinggal impelentasinya, jika sebelumnya ada konten dan konteks regulasinya sudah dibuat di tahun 2018 lalu tinggal kita implementasikan dan selanjutnya kita monitor dan evaluasi. Rencananya evaluasi ini akan kita rapatkan di depan Bapak Menko Polhukam di bulan September,” ujar Sestama BNPT.

Rapat koordinasi juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. Zulkieflimansyah menyambut dengan baik kegiatan sinergisitas yang telah berjalan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan bersedia untuk membantu kebutuhan baik di pusat maupun di lapangan agar kegiatan aksi 2019 dapat terlaksana.

“Kegiatan sinergisitas yang telah berjalan saat ini sangatlah baik, bahwa dalam menanggulangi terorisme janganlah sampai asal menangkap target sasaran secara langsung, namun juga perlu fokus kepada pencegahan terjadinya terorisme itu sendiri. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat siap berkoordinasi dengan BNPT maupun dengan Kementerian/Lembaga terkait dalam menjalankan rencana aksinya,” ujar Gubernur NTB.

Mengakhiri kegiatan, Sestama BNPT menyerahkan buku Petunjuk Teknis, buku Standar Operasional Prosedur (SOP), buku Petunjuk Kegiatan Sinergisitas, dan buku Rencana Aksi Tahun 2019 kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat.