Amman – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus menggalang kekuatan internasional dalam rangka memperkuat kerja sama dalam penanganan terorisme. Pasalnya, terorisme telah menjadi ancaman global di seluruh dunia sehingga perlu kolaborasi berbagai negara dalam melakukan program penanggulangan terorisme.

Kali ini Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., bersama Deputi  Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir, serta didampingi Dubes RI untuk Kerajaan Yordania dan Palestina, Andy Rachmianto, melakukan kunjungan kehormatan kepada Kepala Negara Yordania pada Sabtu (4/11/2017) siang.

Kunjungan ini merupakan bentuk kedekatan Indonesia dan Yordania yang menjadi kesempatan untuk bekerja sama dan bertukar informasi terkait penanganan terorisme antar kedua negara.

Raja Yordania, Abdullah II, didampingi Penasehat Raja untuk masalah keamanan,
menyambut baik kedatangan BNPT. Raja Abdullah II sangat antusias saat Kepala BNPT memberikan pemamparan terkait penanggulangan terorisme di Indonesia yang dilakukab dengan pendekatan lunak (soft approach).

Menanggapi tentang penanggulangan terorisme di Indonesia, Raja Abdullah II mendorong untuk melakukan kerja sama antara kedua negara di bidang counter terrorism, termasuk dalam pertukaran informasi terkait isu terorisme secara global.

Selain kunjungan kehormatan kepada Raja Yordania, Kepala BNPT dijadwalkan untuk bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Yordania dan menghadiri Pertemuan Aqoba Process, yang dihadiri berbagai peserta dari berbagai negara membahas berbagai upaya menghadapi radikalisme di kawasan Asia Tenggara.