Bandung – Reformasi Birokrasi bertujuan untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik, adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih, dan bebas KKN. Untuk itu, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Rapat Kerja Tim Reformasi Birokrasi dan penilaian mandiri pelaksanaan birokrasi di lingkungan BNPT Tahun 2018 pada Selasa (27/3/2018) di Ballroom Hotel Intercontinental, Bandung. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BNPT, Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., dan dihadiri oleh Asisten Deputi Perumusan Kebijakan KemenPAN RB, Ronal Andrea Annas, serta pejabat eselon 1, 2, dan 3 BNPT.

Dalam sambutannya Kepala BNPT mengatakan kegiatan ini merupakan wujud komitmen BNPT dalam program reformasi dan birokrasi di lingkungan BNPT.

“Program Reformasi Birokrasi sangat membantu BNPT dalam membangun birokrasi yang menerapkan prinsip-prinsip e-governance dengan memiliki fungsi dan ukuran yang tepat pengembangan e-government,” ujar Suhardi Alius.

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Utama Lemhannas menegaskan program Reformasi Birokrasi di BNPT terus meningkat dengan capaian terkini yaitu diperolehnya kenaikan tunjangan kinerja dari 48% hingga 70%.

“Tunjangan kinerja harus dipertanggung jawabkan dari hasil kinerja semua, prestasi itu bukan tujuan akhir tapi harus dipertanggung jawabkan dengan hasil kerja,” tegasnya.

Bentuk pencapaian kinerja yang dilakukan BNPT bukan hanya diketahui di tingkat nasional melainkan sudah diketahui global.

Komjen Pol. Suhardi Alius menegaskan, dengan segeranya disahkan Revisi Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme maka tugas BNPT akan bertambah, untuk itu harus dilakukan secara serius dan tanggung jawab.

Dalam kegiatan ini Kepala Biro Umum BNPT, Brigjen TNI Dadang Hendrayudha menyampaikan laporan kegiatan tersebut yang dihadiri oleh Tim Pelaksana Reformasi Birokrasi dan Tim Asesor.

“Nilai-nilai organisasi mengakar kepada revolusi mental dan memiliki etos kerja tanpa batas. Kegiatan hari ini dihadiri Tim Pelaksana Reformasi Birokrasi dan Tim Asesor meskipun keduanya berbeda namun tetap bersinergi. Selain itu terselenggaranya kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan sistem birokrasi yang profesional”, ucap Karoum BNPT