Bogor – Direktorat Anggaran Bidang Polhukhankam dan BA BUN Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan RI melaksanakan kunjungan kerja ke kantor BNPT, Sentul, Kab. Bogor pada Jum’at pagi (5/07). Kedatangan rombongan DJA ke BNPT kali ini dipimpin oleh Dwi Pudjiastuti Handayani selaku Direktur Anggaran Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, dan Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara yang didampingi oleh para pejabat eselon III dan IV beserta staf di lingkungan DJA.

Kedatangan rombongan DJA ini disambut dengan hangat oleh Sekretaris Utama BNPT, Marsda TNI Dr. A. Adang Supriyadi. Dalam sambutannya, Sestama BNPT memberikan pemahaman kepada peserta kunjungan kerja terkait bahaya radikalisme negatif dan terorisme yang kian berkembang pesat. Meningkatkan kewaspadaan bagi masing-masing individu dinilai penting, terlebih saat ini banyak ditemukan indoktrinasi paham radikal terorisme secara online yang memanfaatkan interaksi di sosial media. Selain memberikan penjelasan mengenai tugas dan fungsi BNPT, Sestama BNPT juga memberikan penggambaran tentang kinerja yang telah dicapai BNPT selama ini terkait penanggulangan terorisme.

Dwi Pudjiastuti Handayani dalam sambutannya menyampaikan bahwa telah terbukti secara nyata kontribusi BNPT kaitannya dalam penanggulangan terorisme dan membangun bangsa. “Setelah kurang lebih 8 tahun yang lalu kami mengalokasikan anggaran untuk pembangunan di area IPSC, baru sekarang kami menjejakkan kaki lagi ke BNPT. Ternyata inilah hasilnya, bukan hanya secara fisik, namun di dalamnya dibangun juga insan-insan yang akan membawa negara ini menjadi lebih baik, lebih aman serta pada akhirnya juga akan mensejahterahkan rakyat Indonesia. Luar biasa,” ujarnya.

Setelah dilakukan acara penyambutan di Gedung A Kantor BNPT rombongan pimpinan DJA diarahkan untuk mengunjungi fasilitas yang ada di area BNPT yaitu ke Lembaga Permasyarakatan Khusus Kelas IIB Sentul, Pusat Media Damai BNPT dan Ruang Pusat Pengendalian Krisis (Pusdalsis) untuk melihat jalannya simulasi atau latihan mitigasi aksi terorisme dengan skenario latihan pembebasan sandera di kereta dan pesawat. Pelaksanaan mitigasi ini dipimpin oleh Irjen. Pol. Drs. Budiono Sandi, M.Hum. selaku Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan. Kegiatan simulasi mitigasi seperti ini secara rutin dilakukan oleh Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan nasional yang menjadi salah satu tugas BNPT.

Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT, Brigjen Pol. Drs. Imam Margono kemudian menjelaskan lebih lanjut terkait tujuan pelaksanaan latihan kali ini. “Kita perlu memperlihatkan apa saja yang telah kita latih terkait penanganan aksi terorisme ini sebagai bentuk sinergisitas, tidak hanya dari satuan TNI Polri namun juga stakeholder lainnya dalam rangka bersama-sama menanggulangi terorisme. Kita lakukan latihan ini di Sentul agar peserta kunjungan kerja mengetahui seluruh sarana dan prasarana yg ada di BNPT. Fasilitas ini bahkan sering digunakan oleh personel satuan lain meningkatkan kemampuan mereka,” ujar Brigjen Pol. Drs. Imam Margono.

Ditemui setelah menyaksikan simulasi mitigasi aksi terorisme, Dwi Pudjiastuti Handayani menyampaikan bahwa kunjungan kali ini menjadi wadah bagi pimpinan dan karyawan DJA untuk mengenal dan mengetahui lebih jauh kontribusi nyata BNPT dalam penanggulangan terorisme. “Kami mendapatkan banyak sekali informasi terutama bagaimana menelisik dan menelusuri bagaimana seseorang dapat terpapar radikalisme. Ditunjukkan juga simulasi penyelamatan sandera dari aksi terorisme sehingga kita mengetahui lebih banyak apa yang menjadi tugas dan fungsi BNPT,” ujarnya.

Dwi Pudjiastuti Handayani juga memberikan apresiasi dan berharap sinergi BNPT dengan dengan Kementerian dan Lembaga lain akan terus berjalan. “BNPT memang tidak dapat bekerja sendirian, perlu melibatkan Kementerian dan Lembaga lain karena tujuan akhirnya untuk membuat perbaikan dari negeri ini. Kedepannya kami berharap BNPT dapat menjadi lebih kuat dan solid lagi. Pengembangan, pengetahuan dan pendidikan tidak hanya dilakukan di internal BNPT mamun juga K/L terkait, karena bagaimanapun juga negara yang kuat harus di dukung oleh semua pihak, tidak hanya berdiri sendiri,” ujar Direktur Anggaran Bidang Polhukhankam dan BA BUN DJA.

Menutup kegiatan, Sestama BNPT menyampaikan rasa terimakasih atas kunjungan Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan RI ke BNPT kali ini. “Ini suatu pertemuan yang penting kedepannya terutama dalam menghadapi dan menangkal radikalisme dan terorisme bersama-sama. Kita sudah sampaikan semua informasi mengenai keadaan terkini dengan jelas semoga dipahami dengan mudah oleh setiap jajaran DJA yang hadir. Atas nama Kepala BNPT, saya mengucapkan banyak terimakasih. Dengan kunjungan seperti ini, kita akan secara kontinyu bersinergi, juga dengan 36 K/L lainnya,” tutup Marsda TNI Dr. A. Adang Supriyadi.