Upayakan Kampung Harmoni, Sinergisitas BNPT Gelar Sarasehan dengan Tokoh Masyarakat Penato’i NTB

Bima – Nusa Tenggara Barat sebagai salah satu wilayah fokus program Sinergisitas terus berada di bawah pantauan. Wilayah Penato’i di Kota Bima, yang diwakili sejumlah tokoh masyarakat Penato’i menyampaikan pendapat dan perkembangan isu-isu di wilayah Penato’i.

Bertempat di Rumah Makan BBA Doro Belo Bima, Sarasehan digelar pada Jumat (16/8) malam. Menerima tokoh masyarakat Penato’i ialah Sestama BNPT, Marsda TNI A. Adang Supriyadi dan Direktur Perlindungan BNPT, Brigjen Pol. Drs. Herwan Chaidir.

Belasan tokoh masyarakat dengan jajaran BNPT dalam pertemuan ini saling bertukar pendapat mengenai isu yang dihadapi masyarakat Penato’i saat ini. Disampaikan oleh Ketua Tim Sinergisitas BNPT, pertemuan ini sekaligus menjadi wadah monitoring situasi yang dialami masyarakat Penato’i.

“Ini menjadi sarana pertama kita, mungkin ada yang bisa diimplementsikan, diawali dengan mempelajari konteks dan implementasi pelaksanaan dan pelayanan aturan-aturan terkait untuk diawasi dan dirubah apabila perlu. Kami ingin mempelajari banyak masalah ini agar bisa didiskusikan dengan pemerintah dan 36 K/L,” tutur Marsda TNI Adang Supriyadi.

Tokoh masyarakat tersebut menyampaikan adanya ketidakharmonisan antara warga Penato’i. Hal ini disebabkan adanya penangkapan beberapa warga Penato’i yang ditangkap terduga teroris beberapa bulan lalu. Ketidakharmonisan tersebut dirasakan datangnya dalam bentuk sanksi sosial dan stigma yang datang dari masyarakat dan unsur pemerintah.

“Selama tinggal di Penato’i, saya melihat anak muda kami sangat halus perilakunya. Selama terjadinya peristiwa ini, ada campur tangan pihak luar. Kami antar warga dulu sangat dekat, bahu-membahu membantu mulai dari pernikahan hingga mengurus orang meninggal. Terorisme itu kalau dihitung banyak sekali korban berjatuhan tapi pengaruhnya dari luar, kami sangat berharap dan menyambut baik kiranya apa implementasi yang tepat untuk menghadapi kondisi seperti ini,” ujar Heri salah satu tokoh masyarakat Penato’i.

Sebelumnya, pada Jumat pagi (16/08) Direktur Perlindungan BNPT, Brigjen Pol. Drs. Herwan Chaidir telah meluangkan waktunya berkunjung ke Penato’i untuk bersilaturahmi dengan penduduk setempat khususnya bertemu tokoh-tokoh positif Penato’i. Kehadiran Direktur Perlindungan BNPT disambut hangat oleh warga dan dengan suasana kekeluargaan yang kental.

Pendekatan seperti ini menjadi peluang untuk mendengarkan langsung dari penduduk mengenai permasalahan di lapangan, serta menganalisis
kebutuhan yang diperlukan khususnya yang menjadi perhatian adalah keinginan besar untuk menyingkirkan stigma negatif yang seringkali dikaitkan dengan Penato’i sehingga BNPT dapat mengambil peran untuk menganalisid dan mengambil langkah lebih lanjut untuk mengatasi permasalahan tersebut.