Jakarta – Demi memperkuat penanggulangan tindak pidana terorisme di Indonesia dibutuhkan kerja sama pemerintah dalam menanggulanginya. Terkait hal tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melakukan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) di Gedung Sekretariat Jenderal Kemenkumham, Jakarta Selatan pada Kamis (31/5/2018) pagi.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Biro Perencanaan, Hukum dan Humas (Renhukmas) BNPT, Bangbang Surono, Ak., M.M. yang menyampaikan hasil laporan kegiatan terkait Nota Kesepahaman antara BNPT dan Kemenkumham. Kabiro Renhukmas melaporkan kegiatan ini merupakan bentuk kesungguhan pemerintah untuk terus melakukan sinergi program kegiatan penanggulangan terorisme.

Setelah melakukan penandatanganan MoU, Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, M. H., mengatakan kejadian teror yang mengancam Indonesia beberapa waktu lalu menjadikan pemerintah harus lebih bersinergi dalam menanggulangi terorisme di dunia nyata maupun dunia maya.

“Hal ini kembali mengingatkan kita bahwa aksi terorisme mencari celah dan titik lengah bangsa Indonesia. Pemerintah terus berupaya mengatasi aksi teror, baik aksi nyata dan aksi di dunia maya dengan melibatkan semua unsur untuk menciptakan suasana yang aman dan damai. Selain itu pemerintah saling bekerja sama berkomitmen dalam melawan radikalisme dan terorisme demi menjaga keutuhan NKRI, ” tegas Kepala BNPT.

Penandatangan MoU ini merupakan salah satu wujud nyata dalam mensinergikan kementerian/lembaga dalam penanggulangan terorisme. Suhardi Alius menjelaskan kerja sama ini meliputi program antar kedua pihak dalam mencegah dan menanggulangi terorisme.

“Ruang lingkup Nota Kesepahaman ini meliputi pertukaran data dan informasi, penanganan terhadap warga binaan pemasyarakatan, peningkatan kapasitas para petugas, dan kegiatan lainnya di bidang penanggulangan terorisme yang dikesepakati oleh kedua pihak,” tegas Suhardi dalam sambutannya.

Mantan Kadiv Humas Polri ini berharap dengan dilaksanakannya penandatanganan MoU antara keduanya bisa saling bekerja sama secara efektif.

“Semoga acara ini dapat memberikan manfaat yg maksimal dan dengan kegiatan ini saya harap dapat membangun sinergi dan kerja sama efektif BNPT dan Kumham dalam menanggulangi terorisme, ” tutup Kepala BNPT.

Lebih lanjut, Menkumham, Yasonna H. Laoly, turut mengatakan bahwa kerja sama antara BNPT dan Kemenkumham bukan kali pertama melainkan kelanjutan kerja sama yang sudah ada sebelumnya. Yakni kerja sama yang menitiberatkan dalam hal pembinaan deradikalisasi terhadap warga binaan pemasyarakatan yang terkait terorisme.

“MoU ini kita lakukan demi menjaga stabilitas dan kemanan Indonesia. Penandatangan Nota Kesepahaman ini menjadi pondasi kerja sama untuk menyelesaikan terorisme di indonesia secara tepat dan tuntas,” ucap Menkumham.

Kegiatan ini juga dihadiri para Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama BNPT dan Kemenkumham.