(NTB, 24 Juli 2018) – Setelah tepat Sebulan lalu memperoleh sumbangan dari BNPT, kini pesantren Al-Madinah yang berlokasi di Kab. Bima, Provinsi NTB, sudah dapat difungsikan. Sumbangan tersebut diterima langsung oleh Ustad Jabir selaku pimpinan pondok pesantren tersebut. 
Lalu pada kunjungan kedua, kali ini tim sinergisitas BNPT mengajak perwakilan dari 36 Kementerian/Lembaga meninjau langsung perkembangan pembangunan pesantren tersebut. Tim yang dipimpin oleh Marsekal Muda TNI Dr. A. Adang Supriyadi, S.T, M.M selaku Sestama BNPT yang juga Ketua Satgas Sinergisitas 36 K/L, tiba di Bima Selasa 24 Juli 2018 pukul 07.00 waktu setempat.
Setibanya di Bima, tim BNPT disambut hangat oleh seluruh pihak seperti perwakilan dari Pemerintah Daerah, unsur dinas, dan perwakilan masyarakat untuk membahas mengenai rencana aksi program sinergisitas yang akan dilaksanakan di Provinsi NTB yang diawali oleh sambutan dari Ketua Satgas . Dalam sambutannya, Adang menjelaskan bahwa kunjungan kali ini berbeda dari kunjungan sebelumnya, karena tidak hanya BNPT yang datang, namun seluruh pihak yang terlibat dalam program ini seperti 36 K/L yang hadir langsung untuk meninjau dan melaksanakan aksi yang telah rencanakan khususnya di Provinsi NTB.
“Nah jadi Bapak Ibu yang hadir disini, saya mohon kerjasamanya, khususnya dalam rangka koordinasi dan implementasi yang akan Bapak atau Ibu laksanakan di sini. Ini bukan hanya tugas BNPT, namun juga menjadi tugas bersama yang telah diamanatkan oleh Negara kepada kita”, jelas Adang dalam sambutannya.
Setelah itu, Adang beserta rombongan juga berkesempatan untuk mengunjungi lokasi Pondok Pesantren Al-Madinah, pimpinan Ust. Jabir untuk mensinkronkan kebutuhan di lapangan dengan rencana aksi yang telah disusun oleh setiap Kementerian/ Lembaga.

Setelah mengunjungi Pesantren Al-Madinah, Sestama BNPT beserta rombongan juga mengunjungi Kantor Sekretariat Sinergisitas Daerah NTB.“Semoga dengan adanya kantor sekretariat ini, dapat dimanfaatkan dan dioptimalkan oleh Bapak/Ibu. Sehingga program ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat”, tutup Adang.