Bogor – Guna meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melaksanakan tugasnya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar Pelatihan Gladi Posko 2017 di Hotel Lorin – Sentul, Bogor, selama 4 hari yang dimulai sejak tanggal 11 hingga 14 Desember 2017. Pelatihan ini diikuti sebanyak 16 pemimpin dan supervisor, 28 penyelenggara, serta 215 peserta dari lingkungan BNPT.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BNPT, Komjen. Pol. Drs. Suhardi Alius, M.H., Sekretaris Utama BNPT, Mayjen. TNI. R. Gautama Wiranegara, S.E., Inspektur BNPT, Dr. Amrizal, M.M., Kepala Biro Umum BNPT Brigjen TNI Dadang Hendrayudha selaku pimpinan dalam kegiatan Gladi Posko BNPT 2017, dan pejabat eselon 1, dan eselon 2 lainnya.

Kepala BNPT dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gladi Posko ini bertujuan untuk melatih bagaimana unsur pimpinan dan staf dalam melaksanakan prosedur hubungan kerja, sehingga terjalin kerja sama yang sistematis dalam mekanisme kerja sesuai dengan bagian masing-masing.

“Gladi posko ini memberikan simulasi bagaimana kita melihat organisasi dan bagaimana peran berorganisasi, jabatan apa, bagaimana hubungan kerja sehingga terjalin kerjasama dalam melaksanakan tugas pokok masing-masing,” ujar Kepala BNPT.

Di era digital BNPT juga membuat beberapa sistem untuk memudahkan para pegawai menjalankan tugasnya. Sistem ini terdiri dari Sistem Informasi Verifikasi dan Akuntansi (SIVERA), Sistem Informasi Manajemen Aset Internal (SIMAIN), Sistem Informasi Pegawai (SIP) dan Sistem Knowledge Management (SKM).

“Dengan adaya sistem yang diterapkan Karoum kita bisa lebih proaktif, membuka pedoman-pedoman kerja kita, dari sistem seperti SIVERA, SIMAIN, SIP, dan SKM. Bagaimana peran masing-masing menjalani mekanisme kerja seperti ini, “ ucap Suhardi Alius.

Rangkaian kegiatan Gladi Posko berupa pembekalan materi yang diisi oleh sejumlah instansi seperti ANRI, KPPN, DJKN, dan SKM bertujuan untuk menggali ilmu baru yang diajarkan serta dapat diaplikasikan para peserta dalam pelaksanaan tugas dan fungsi kesehariannya di unit kerja masing-masing.

Setelah itu para peserta dibentuk berdasarkan kelompok unit kerja untuk melakukan simulasi terkait pembuatan rencana pelaksanaan kegiatan berdasarkan unit kerja masing-masing.

Pelatihan Gladi Posko 2017 ini diharapkan agar para peserta melaksanakan sungguh-sungguh penuh semangat, dan disiplin serta implemenetasikan sesuai dengan aturan yang berlaku.