Jakarta – Kerja sama dalam lingkup penanggulangan terorisme kian menjadi kepentingan setiap negara. Terorisme sebagai ancaman global tak luput pula dirasakan oleh Indonesia yang kini tengah menjalin hubungan kerja sama dengan Kerajaan Maroko.

Bertempat di salah satu gedung Kementerian di Jakarta, Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius M.H. menerima kunjungan delegasi Kerajaan Maroko pada Jumat (2/11) pagi. Delegasi Kerajaan Maroko tersebut dipimpin oleh Duta Besar Maroko untuk Indonesia.

Dalam kunjungan Delegasi Maroko tersebut, dibicarakan hubungan bilateral Indonesia-Maroko. Hal ini termasuk dalam rangkaian persiapan rencana penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang akan ditandatangani tak lama lagi.

Duta Besar Maroko menyampaikan hubungan Indonesia-Maroko tidak hanya sebagai nagara sahabat melainkan salah satu negara yang memiliki tempat khusus di Maroko, khususnya dalam penanggulangan terorisme.

Meski selama ini hubungan dan kontak antara Indonesia dan Maroko dalam upaya penanggulangan terorisme berjalan dengan baik, penandatanganan MoU tersebut dapat memberikan payung hukum kerja sama.

Selain menandatangani MoU delegasi Indonesia juga akan melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait di Maroko. Perencanaan penandatanganan MoU tersebut telah melalui beberapa tahap seperti pembahasan draf, koordinasi dengan pihak Maroko serta melalui rapat antar kementerian kedua belah pihak.