Bogor – Berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 13/TPA Tahun 2018, Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius melaksanakan Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme.

Upacara Pelantikan tersebut digelar di Gedung A BNPT, Sentul, Bogor pada Senin (19/02) pagi. Selain berdasarkan Keppres Nomor 13/TPA Tahun 2018, juga dilaksanakan pelantikan berdasarkan Keputusan Kepala BNPT Nomor 66 Tahun 2018. Bunyi surat tersebut terkait dengan Keputusan Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. Berikut daftar nama-nama pejabat yang dilantik:

  1. Brigjen Pol. Drs. Budiono Sandi S.H. M.Hum., diberhentikan dari Direktur Kerja Sama Bilateral pada Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT, Eselon II.a, dan diangkat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Eselon I.a.
  2. Kombes Pol. Drs. Kris Erlangga Aji Widjaya, sebagai Direktur Kerja Sama Bilateral pada Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT, Eselon II.a.
  3. Pengangkatan jabatan Kepala Seksi Identifikasi Narapidana pada Subdirektorat Bina Dalam Lembaga Pemasyarakatan, Direktorat Deradikalisasi, Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Eselon IV.a.
  4. Pengangkatan jabatan Kepala Seksi Pengerahan Kekuatan pada Subdirektorat Penggunaan Kekuatan, Direktorat Pembinaan Kemampuan, Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Eselon IV.a.
  5. Pengangkatan jabatan Kepala Seksi Kerja Sama Amerika pada Subdirektorat Kerja Sama Amerika dan Eropa, Direktorat Kerja Sama Bilateral, Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT, Eselon IV.a.

Dalam sambutannya Kepala BNPT mengucapkan selamat atas jabatan barunya. Ia juga mengingatkan akan amanah yang diemban sebagai pimpinan di unit kerja BNPT, seiring dengan ditetapkannya keputusan tersebut. Menurutnya, pelantikan dan mutasi jabatan dalam instansi pemerintah adalah sebagai mekanisme organisasi bermuatan positif.

“Momentum pelantikan tak lain sebagai pemantapan dan peningkatan kapasitas lembaga serta bagian dari pembinaan karir pegawai dalam rangka meningkatkan kinerja dan pencapaian tujuan organisasi,” tegas mantan Sestama Lemhannas.

Pelantikan tersebut terdiri dari pengambilan sumpah jabatan sesuai dengan agama masing-masing, penandatanganan Pakta Integritas, serta penyematan tanda jabatan sesuai dengan jabatan yang diemban. Upacara pelantikan diakhiri dengan pemberian selamat oleh pejabat-pejabat yang hadir serta Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) BNPT dan pengambilan foto bersama.